Google
 

Tuesday, February 26, 2008

Grafting Bor Adenium

Apa bagusnya Grafting Bor…? Kenapa harus Grafting Bor…? Dan mungkin banyak lagi pertanyaan yang akan muncul berkisar grafting dengan cara bor ini. Apakah ini suatu metoda baru? Tidak, ini bukan suatu metoda grafting baru, grafting dengan cara bor sudah lama dikenal oleh trainner bonsai, hanya saja grafting bor pada Adenium sedikit dimodifikasi sesuai dengan struktur batang adenium itu sendiri.
Bila pada bonsai berkayu keras, kita dapat melakukan grafting bor langsung dengan mengunakan bor tangan atau bor listrik dengan mata bor yang disesuaikan dengan besarnya entres yang hendak di grafting. Tapi pada adenium yang berbatang kayu semu seperti umumnya pohon sukulen, akan sangat mudah busuk dan rusak bila dilakukan pengeboran dengan alat bor pada umumnya. 1. Peralatan. Untuk melakukan Grafting Bor pada Adenium, kita memerlukan peralatan sbb; 1.a. Pipa Aluminium atau pipa stainless yg besarnya sesuai dengan entress yang akan digrafting. Pipa pipa tersebut kemudian diasah pada salah satu ujung bagian dalamnya sehingga menjadi tajam dan rata. Pengasahan pipa dapat dilakukan dengan menggunakan amplas. Pipa ini dianjurkan disiapkan dalam beberapa ukuran, mengingat entress yang akan kita grafting pun bervariasi besarnya. 1.b.Pisau kecil yang tajam dan runcing. Pisau yang dapat digunakan seperti pisau untuk pengrajin (hobbies tools set) yang dapat diperoleh di toko perkakas atau pisau bedah yang dapat diperoleh di toko alat alat kedokteran. 1.c.Lem yang kuat dan cepat kering, lem yang biasa digunakan disini adalah Power Glue. 1.c.a Alkohol, untuk menstrerilkan alat alat diatas yang akan dipakai untuk grafting. 1.c.b. Kain yang bersih dan kering atau tissue. 2. Cara Kerja. Berikut ini adalah langkah langkah untuk melakukan Grafting Bor. 2.a. Siapkan pohon dan entress yang akan digrafting. Bersihkan permukaan pohon yang akan dibor dengan kain yang bersih, tapi jangan sampai melukai. 2.b. Bersihkan peralatan yang telah disiapkan dengan cara merendam dalam alkohol dan biarkan kering (bisa dibantu dengan membakarnya pakai korek api gas). 2.c. Pilih pipa yang besarnya sesuai dengan entress yang akan digrafting, lalu tancapkan secara tegak-lurus pada pohon dititik dimana entress akan ditempelkan sedalam kurang lebih 3-5mm, lalu dicabut keluar. Batang pohon bekas tancapan pipa akan terpotong membentuk bulatan sebesar diameter pipa. 2.d. Ambil pisau kecil yang telah disiapkan dan bersihkan potongan pohon dari pipa sedalam yang kita tancapkan. 2.e. Ambil entress yang telah kita siapkan, potong sedikit ujung entress tersebut dan tancapkan ke lubang pada pohon yang telah kita buat secara tegak lurus, apabila keluar getah bersihkan dengan kain atau tissue yang telah disediakan. Lalu teteskan Power Glue pada batas sambungan dan tiup hingga kering. 2.f. Lakukan langkah langkah diatas (2.c. hingga 2.e.) untuk entress entress lain yang akan digrafting. 2.g. Taruh pohon yang sudah selesai digrafting pada tempat sedikit ternaungi dan tidak terkena hujan selama seminggu agar entress yang disambung tidak mudah layu. 3. Kekurangan dan kelebihan Grafting Bor. Segala sesuatu hal didunia ini selalu ada plus minusnya, tidak terkecuali pada metoda Grafting Bor. Kelebihan dari Grafting Bor. Kelebihan dari metoda grafting antara lain, tidak adanya bekas luka yang menandakan kalau entress yang kita graftingkan adalah graftingan. Akan bagus bila diterapkan pada penambahan cabang untuk pembentukan bonsai yang kita bentuk, misalnya untuk mengisi kekosongan ruang pada dimensi bonsai atau untuk sekedar menambahkan anak cabang, sehingga memiliki percabangan yang lebih banyak sesuai dengan yang kita inginkan. Penbentukan percabangan yang tidak mungkin kita dapat dari pertumbuhan alami pohon atau yang terlalu lama ditunggu pada pertumbuhannya. Kekurangan dari Grafting Bor. Kekurangan dari grafting bor adalah diperlukannya suatu ketelitian dalam prosesnya sendiri. Tidak seperti proses metode grafting lainnya, pada grafting bor kita harus membersihkan lubang bor pada pohon yang kita buat dengan ektra hati hati dan teliti agar tidak merusak jaringan pohon yang bisa mengakibatkan pembusukan. Entress yang ditempelkan pada grafting bor cenderung lebih gampang lepas dibanding metoda lainnya sehingga dari proses grafting hingga entress telah menempel pada pohon harus diperhatikan agar pohon tidak digoyang atau tersentuh. Menurut pengalaman entress akan menempel cukup kuat setelah minimal 1 bulan.

Readmore...

Bonsai Tree-Ficus Glomerata Varigata Tips and Information

I bought the bonsai in northern Bandung in 2004. I drove my own car accompanied by employees. When arrived, I see numerous small and raw bonsai. Some were good, but some were only raw bonsai. Then the owner invited us to see his farm, which had raw bonsai planted in soil and polybags.
Some of them were planted from seeds, graftings, and natures. In his farm I saw a Kaliandar Variegata whose flowers were red, like timber tree flowers and I wanted to buy it. Unfortunately, the owner didn't sell because he said it will die if dug in dry season. I was quite confused, since the tree was 2 meter height and had so many saplings. Why didn't he separate them and planted in pots or polybags to be sold. I think the tree was good, because it had yellow striped leaves that very contrast plus red flowers. I thought it will attract so many people to buy. When we were talking, he mentioned about Ficus Glomerata Variegata whose fertile was not good. I was interested to know more because I was interested in collecting rare plants especially that could be created as bonsai. When I saw the plant, it was only planted in polybag using unhulled paddy as media. It was put in the middle of higher trees, so there was possibility watering process could not be completed. Sunshine was also not than one hour, and there were so many branches were not cut in the lower position that made the variegata lost. I think that were the factors. After I bought and took it home, I did the repotting: 1 part soil + 2 part fertilizer + 1 part Malang sand. Before the substances mixed in pot, the bottom should be put filter to shut the hole. On the filter put rough sand (2-3 mm), then softer sand (1 mm), and goat manure (mixed with unhulled paddy) with comparison 1:1. Cut all the branches, leaves including the green and variegata from the stalk. After that, pull the tree from its polybag, clean the soil, and cut and the oversized roots. Finally, put the tree in the pot, do watering, and keep in shaded place. Put in a place with 2 hour morning sunshine when the tree grows new buds. After having many variegata leaves, full dry in the sun. When the tree grow green leaves, cut immediately. The result after 6 months, the tree became so fertile and good. So I started to shape it with Slanting Style. After 2 years with good nursery, it became 80% qualified bonsai. I kept doing the intensive care for the purpose of joining National Bonsai Competition. One day there was a bonsai lover outside Bandung city came to my place to see bonsai. When he saw the Ficus Glomerata Variegata, he was so impressed and eager to buy it. I understood his feeling, because I had ever the same experiences when I wanted to buy good and rare bonsai tree. After he did some very good offer, I sold the tree. Why? Because I had the saplings from prior graftings, so I still could have the same trees. I felt happy because there was a person who appreciated my work from the same hobby. And that's the whole story and experience about how to do repotting and plant bonsai with the substances made especially for the Ficus Glomerata Variegata. I hope my information could give positive input for you, the world bonsai devotees. Thank you and see you in the next blog about Black Pine tree. Thank you. (Suhendra)

Readmore...

Monday, February 18, 2008

Setek Aglaonema

Setek aglonema gampang mati bila cara tanam salah. Siapkan media tanah merah murni di dalam kantong plastik.
Tekan dengan tangan hingga padat. Potong aglonema dengan pisau tajam oleskan zat perangsang tumbuh di ujung yang terluka ikat daun ke atas untuk menghidari penguapan berlebihan tancapkan setek di media. Simpan bibit di tempat aman dengan naungan 50%. Siram setiap 2 hari pada hari ke 10 pucuk daun mulai membuka, tali dapat dilepaskan saat itu akar telah terbentuk. selamat mencoba.

Readmore...